Long Journey To Jordan (Week 3)

breakfast!

diundang sarapan pagi

14 April 2008

Memang khas orang arab mengutamakan tamunya. Pada hari ini seluruh siswa IIBS diundang untuk sarapan pagi bersama di masjid yang biasa kita pakai untuk shalat. Makanan yang disediakan cukup menarik. Mereka menyediakan roti memakai telor dan keju, roti sosis, roti keju dan selai stroberi.

Menu makan malam untuk hari ini cukup memuaskan. Hanya semacam mie yang diberi kuah sedikit. Selama disini, makanan yang disediakan kurang memuaskan. Tidak ada yang cocok dengan perut orang Indonesia. Pokoknya kurang KLOP!

End..

15 April 2008

This is the bad day for class #1. Guru baru cewek yang nge-BTin banget. Hari ini ada guru baru, yang mungkin salah kelas kali. Gurunya pertama kalo diliat dengan mata kasat, kayanya gurunya baiiikkk banget. Tapi, pas uda lama-lama belajar bersama guru yang bersangkutan tersebut, oh man! Yang namanya engga enak, ga bakalan ketampung dihati lagi.

Yang bikin ngejengkelin pertama, kelas yang lain udah bubaran. Eh, si guru ini masih ngotot buat ngajar dan ngasih extra time 15 menit buat kelas #1. Sumpah! Ni guru nge-BTin banget.

End..

16 April 2008

Suhu hari ini sudah mulai turun kembali. Asalnya suhunya sekitar 27 derajat celcius. Tiba-tiba down ke 16 derajat celcius. Ketika melihat ke situs cuaca, diperkirakan besok pagi suhunya 11 derajat celcius.

Tidak ada yang special untuk hari ini kecuali yang diatas tadi.

End..

17 April 2008

Pedagang besar Jordan, hari ini mengundang kita makan malam bersama di masjid yang biasa kita sholat. Pertama-tama, beliau menyambut dengan speech yang kurang bisa kita mengerti tapi sangat penting untuk didengarkan. Speech itu berlangsung selama lebih kurang setengah jam.

Akhirnya speech-pun berakhir dan kita pun menuju tempat makan yang telah disediakan. Alhadulillah, mereka tau kesukaan orang Indonesia. Mereka menyediakan Jordanian chicken rice. Mungkin, yang dikira orang Jordan mengenai nasi ayam adalah, nasi dengan satu bagian ayam+mentega+kacang mede. Tapi, meskipun demikian, makanan yang mereka sajikan menggoyangkan lidah murid IIBS.

Tanpa kita meminta, mereka langsung memberikan nasi yang masih sisa. Kurang lebih mereka memberi satu setengah centong nasi+ayamnya. Kita selesai makan malam sekitar pukul 10.00 PM Amman. Sekian untuk hari ini.

End..

18 april 2008

Di Negara ini, ada banyak macam kisah tentang para sahabat Nabi. Ada 3 makam para sahabat nabi yang akan kita kunjungi pada hari ini. Kita berangkat pahda pukul 09.00 AM Amman. Perjalanan ke makam para sahabat memakan waktu 3 jam perjalanan.

Seperti biasa, jika ada tour, kita hanya diberi sandwich untuk makan siang. Kita diberi 4 sandwich dengan macam-macam rasa.

Kita sampai di tempat tujuan setengah jam sebelum shalat jum’at. Inilah shalat jum’at pertama kita di Jordan. Ini juga mungkit shalat jum’at kita yang memakai bahasa arab.

Setelah shalat jum’at, kita langsung ke 2 makam sahabat yang berada di mesjid itu juga. 1 makam sahabat lagi, berada 500 meter dari masjid tempat kita shalat jum’at. Selesai kita berziarah ke 3 makam tersebut, kita langsung pulang.

Sesampai di hotel, anak-anak tidak langsung instirahat. Ada yang langsung main futsal, ada yang langsung online. Bermacam-macam aktifitas dilakukan oleh murid IIBS setelah pulang berziarah.

End..

19 April 2008

Test, test. Mungkin satu hal itulah yang masih dibenci anak-anak Indonesia dikala sekolah. Untuk hari ini, jackpot setelah tour kemaren adalah test speaking and writing bahasa arab. Testnya mudah, satu anak hanya disuruh berbicara apa saja dengan menggunakan bahasa arab dalam satu menit.

Mungkin hanya anak yang bernama Alan lah yang berbicara satu menit seperti ini. “sobahul khoir, sobahunnur, kaifa haluk, ismi Alan, ana min Andunisia, ma umrika khomsa ta’asr sanah, ana uhibbu abi, ana uhibbu ummi, anna uhibbu ukhti,anna uhibbu al-kabab, anna uhibbu bibsi, syukron jazilan, assalamu’alaikum.

Itulah yang dikatakan sebagian murid di kelas pada hari ini.

End..

20 April 2008

No interesting event today.

End..

~ by Fadhlan Alan on April 16, 2008.

3 Responses to “Long Journey To Jordan (Week 3)”

  1. Allow Alan, keren deh kecil2 udah pegi jauh banget, btw Ke Jordan acara dari sekolahan ya? Kapan ya aq pegi kesana :(
    Buwath Indonesian, sejauh manapun pergi yang paling enak pasti Indonesian Food kan?

  2. wohooo…. belom ada cerita tentang kondisi kotanya yaa?
    dikau tinggal di kota apa dik?
    ayoo dunk, bikin harimu seru..

  3. yeeee, si akang mah cicing wae…
    mana atuh, hasil beli kamera baru teh?
    moto apa ajah? penasaran ahhh.

Leave a Reply