Long Journey To Jordan (Week 6)
5-7 May 2008
Cuaca pada siang hari tidak ada yang berubah semenjak tiga hari terakhir ini.
End..
8 May 2008
Inilah hari perdana tampilnya angklung di depan umum. Kita tampil di suatu pameran yang bernama “Project Rebuild Iraq”. Angklung, zapin, dan pukat yang tampil di pameran tersebut.
Setelah pulang dari sana, kita disambut dengan masakan Indonesia yang begitu nikmatnya di Kedutaan Besar Republik Indonesia. KBRI menghidangkan rendang, sop, dan kentang balado.
Akhirnya, selama satu bulan berada di timur tengah, kami mencicipi masakan Indonesia dengan nikmat dan tentram.
End..
9 May 2008
Kepada makam sang mu’azin pertamalah, Bilal, kita akan berziarah pada hari ini dan juga ke makam Abdurrahman bin Auf. Pada jam Sembilan lebih SATU JAM kita berangkat.
Sehabis berziarah ke makam para sahabat. Kami berkunjung sekaligus shalat jum’at di masjid baru yang bernama masjid Al-Hussein. Mesjid megah ini baru selesai dibuat pada akhir-akhir ini.
Makan siang, kami santap di Hotel Al-Jawhara Suites yang ‘bagus’ dan ‘nyaman’. Setelah itu kami langsung take off ke Gua Kahfi yang berada di tengah kita Amman.
Ternyata, gua kahfi itu tidak sebesar gua-gua yang berada di Indonesia. Gua ini seperti ruangan. Didalamnya terdapat makam ke-7 para ashabul kahfi yang meninggal didalam gua tersebut bersama peniggalan-peninggalannya, tulang-tulangnya, dan sebagainya.
Tour ke gua kahfi selesai tepat ketika azan shalat asar dikumandangkan. Tour selanjutnya ke tempat seperti arena perang sejenis gladiator, nama tempat itu adalah Roman Theatre.
Malangnya, ketika kita sudah sampai di roman theatre, ternyata tempatnya sudah tutup dan akhirnya kita pergi ke Balad yang tempatnya tidak jauh dari situ untuk berbelanja.
Berbelanja diakhiri pada pukul 7 dan kita pun pulang ke Hotel Al-Jawhara Suites untuk beristirahat.
End..
10 May 2008
No interesting event today.
11 May 2008
Aw, teman kita yang satu ini memang cukup idiot. Pagi –pagi udah buat rusuh kamar dengan ancaman kebakaran. Dia mencoba untuk membakar sterofoam. “Eh! Ni gw coba bakar sterofoam, kira-kira meledak gay a?” dengan memasang tampang tidak berdosa dengan santainya dia berkata demikian.
Api sudah menyala dan AW pun berdiri dengan santainya sambil melihat api yang sudah menyala. Seisi kamar panic, kecuali AW yang berdiri dengan santai.
Akhirnya, sang Alan bangun dan memadamkan api dengan napas naganya. Akhirnya api pun padam dan kamar pun tentram kembali.
End..
12 – 15 May 2008
Sori.. ga sempet posting. Sibuk sama latihan Overseas Program.
End..







Lalu???
maksut loe !!!
100 deh